@11: My, Myself & I (Log of my passion)

Hunt on my own.

I can read & write english.

probably says it all.

I got it from secret. I don’t even remember that.

But what I know is…. how i set up everything from my self to what i will become.

Aku dulu jawaranya dalam matematika saat masih bangku SD.
Aku dulu sering memenangkan perlombaan matematika bahkan sampai provinsi.
Hal itu tentu mengangkat nama sekolah saya yang belum apa-apa.
Aku berpikir. “Aku hebat disini jadi aku selalu asah lagi bakat andalanku ini”


Beberapa tahun kemudian, setelah lulus, aku coba mengasah kembali. dan ….gagal
Tak ada juara apapun yang bisa kutoreh sejak masa emas itu.
Mungkinkah aku berada dalam masa kemunduran?

Aku bertanya-tanya pada saat itu mengapa hidupku mundur.
Mungkin terlalu serius? kurang inspirasi? kurang motivasi? kurang latihan?
Hidupku saat itu sedang kacau. Terlalu banyak pelajaran. Terlalu banyak PR. Terlalu …..


Itu tidak terjadi.

My Passion bukanlah dalam matematika.

Memang menyenangkan sih bisa menyelesaikan soal matematika yang rumit sekalipun.
Banyak murid yang justru anti-matematika, namun aku justru sebaliknya.

Kemampuanku menurun sejak itu,  karena aku sedang beralih kedalam arena baru yang justru aku lebih suka.

Dan tentu saja…….

Komputer!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Komputer pertama di rumah.

Aku dulunya maniak game komputer: VCop2, PopCap, Daytona, Racing, NFS, PlantVsZombie, dsb.

Beberapa tahun kemudian berevolusi akibat game yang gak pernah berubah-ubah.

Aku mengetik dengan word, ekperimen dengan excel, menggambar dengan powerpoint.

Hal juga otomatis mengajarkanku sedikit tentang bahasa inggris, meskipun sering tak tahu artinya namun mengerti maksudnya.

Aku dulu juga maniak Yu-Gi-Oh. Saat itu sedang booming. bahkan koleksi kartuku totalnya hingga +300 lembar.

Aku sangat penasaran di bagian penjelasan bawah kartunya bahkan rela buka kamus untuk tahu satu per satu maksudnya.

Hal itu juga membuat skill inggrisku bertambah, paling tidak pada kosakata.

Semua itu tak pernah serius hingga aku menemukan ini secara tak sengaja: Macro.

Itu terjadi saat aku hampir lulus SD, dan setelah itu, selama duduk dibangku SMP, ceritaku tidak ada klimaknya karena itulah saya pada masa peralihan.

Masa itu aku belajar. Banyak hal. Secara lambat.


Bangku SMA dan semua hidupku berubah.

Aku buka projek. Menangkan lomba IT 2 provinsi dan 1 (finalis) nasional.

Skill Inggris sangat mumpuni bahkan bisa menangkap maksud website unik pelawak internasional ini.

Aku punya reading list berbahasa inggris. Join komunitas internasional (online). Bahkan membuat profit dari internet.

Sejak itu, aku bisa lakukan apapun dengan laptop personal saya. Kapanpun. Dimanapun.

Revolusi tahun ini adalah membaca dan menulis sebagai kebutuhan parsial.

Dan tahun berikunya mungkin aku hanya ingin membaca dan menulis secara penuh.

Elon Musk dulunya maniak buku jadi aku harusnya begitu mumpung belum terlambat.


Kedengarannya seperti karirku terus memuncak?

Aku belum yakin, bahkan bagiku ini masih permulaan.

Tak ada yang tahu apa yang terjadi padaku 20 tahun mendatang.

Aku merinding dan bersyukur disaat yang bersamaan.

Belum pernah aku baca ada orang yang bisa melompat jauh seperti itu.

Aku tak tahu. Kulakukan semua itu secara otodidak.

Orang tuaku tak menganggapku serius hingga sesuatu merubah hidupku.


Hmmm… terlalu dramatis mungkin?

Aku tak tahu pendapat anda, namun aku menjaga diriku untuk setiap hari melakukan hal yang berbeda….. minimal satu per hari.

Aku tidak ingin berada dalam rutinitas. Aku tak ingin mengerjakan pekerjaan yang sama setiap hari.

Kunci untuk improvisasi adalah diri kita sendiri. Tak ada yang bisa dan boleh memprediksi apa jadinya kita dimasa depan.

Black Box Thinking punya poin yang patut untuk dipelajari:

“Belajar dari kesalahan orang lain. Anda tak mampu hidup cukup lama untuk membuat semua kesalaham dari dirimu sendiri”

Terdengar seperti alasan #1 untuk membaca buku, eh?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: